Degradasi Fungsi Media Massa, Antara Anak SMA dan Ban Cacing

Media massa baik cetak, televisi, maupun online memiliki peran sentral dalam kehidupan bermasyarakat di era modern saat ini. Ditengah tingginya tingkat kebutuhan masyarakat akan informasi maka media massa dengan beragam bentuknya hadir laksana air bagi mereka yang haus, ceilah…:mrgreen:. Media massa tak hanya berperan dalam menyuguhkan informasi semata, ia juga menjadi sarana mencari hiburan (entertainment) sekaligus media pembentuk pola berpikir masyarakat. Menurut pakar media massa Harold D. Laswell secara teoritis media massa memiliki tiga fungsi. Tiga fungsi tersebut antara lain sebagai media informasi, sebagai media pendidikan, dan sebagai media hiburan. Yang menjadi permasalahan saat ini adalah rupanya fungsi sebagai media informasi dan hiburan cenderung mengkebiri fungsi edukasi dari media massa itu sendiri. Di era persaingan yang ketat antar media saat ini, hampir setiap media massa berlomba memberikan informasi dengan tema yang dirasa cukup populer, meski harus menghadapi resiko berupa kualitas konten yang cenderung semakin terabaikan.

Tidak mendidik nih… source: tigeritem.wordpress.com

Belum lama ini salah satu tabloid otomotif yang cukup ternama menarik perhatian saya. Tabloid apa? ya tabloid yang pasti situ tau lah tabloid mana, hehe… dalam artikelnya mereka mengulas mengenai modifikasi Yamaha Fino dengan tema “tampil gaya saat ke sekolah”. Dilihat dari sudut pandang informasi dan hiburan maka artikel tersebut sungguh sangat menggiurkan bagi redaksi media untuk ditampilkan, selain Mio Fino yang masih fresh saat ini pun masanya anak-anak SMA memulai tahun ajaran baru, berita yang sexy gitu lah…. Tapi jika dilihat dari sudut pandang edukasi maka konten artikel tersebut menurut ane cenderung kontraproduktif, tidak mendidik blasss…. Kenapa begitu? Asumsi saya didasarkan pada dua aspek, yakni aspek keselamatan jalan dan aspek psikologi pembaca. Dilihat dari aspek keselamatan jalan, maka ini terkait dengan konten artikel yang menginformasikan (atau mengajak) pemakaian ban berukuran ekstra kecil atau biasa disebut ban cacing. Pemakaian ban cacing memang harus diakui masih populer di kalangan pengguna sepeda motor, maka tidak heran kalo ban cacing jadi konten artikel sebuah tabloid otomotif, pasti yang baca banyak kan? Namun sayangnya, penggunaan ban cacing sesungguhnya sangatlah tidak direkomendasikan untuk pemakaian sehari-hari, harusnya dewan redaksi si tabloid cukup cerdas untuk tidak semakin mempopulerkan penggunaan ban cacing, lantas kenapa tetap ditulis? Ya demi mengejar setoran pembaca, hehe…

Jika dilihat dari kacamata psikologis pembaca, maka  artikel tentang ban cacing tersebut juga kurang mendidik. Sebagaimana kita tahu artikel tersebut ditujukan kepada anak SMA yang notabene masih mengemis uang jajan pada orang tua, nah artikel tersebut mendorong mereka untuk semakin berperilaku konsumtif. Sejujurnya usia remaja masihlah sangat riskan untuk mengendarai sepeda motor, oleh karenanya tidak perlu rasanya mereka semakin dikomporin dengan ajakan untuk ngoprek sana-sini yang cenderung bersifat pemborosan, apalagi kalo ngopreknya tidak sesuai dengan kaidah keselamatan jalan toh? Ya jangan heran kalo anak muda sekarang hobynya “begajulan” di jalanan kalau yang mereka baca saja tidak mendidik. Kritik ini sesungguhnya tidak semata ditujukan kepada tabloid yg nulis soal mio fino ini, namun semua media yang mewartakan tentang dunia otomotif. Masih banyak sekali media yang kurang arif dalam kacamata saya manakala mereka menyampaikan konten artikelnya. Meskipun begitu harus diakui pula bahwa masih ada artikel-artikel yang edukatif memang berguna bagi pembacanya, harusnya ini yang digalakkan. Saya percaya bahwa sesungguhnya media bisa berperan dalam membentuk pola pikir masyarakat yang konstruktif dan positif, ya jika mereka mau:mrgreen:

About Azdi - SociusRider

Motorcycles make us dream. They have different colours, they have different sounds. They have shapes that sometimes show what inspired their designers. Sometimes these creations are real works of art that turn the designer into an artist. (Claudio Castiglioni)

Posted on Juli 14, 2012, in Road Safety Stuff, Social Stuff and tagged , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink. 17 Komentar.

  1. Jamcurkaaaaaaaaืททมมมมท

  2. hanyutkan..😀

  3. ya begitulah tabloid sekarang…

  4. Blogwalking🙂
    Salam kenal
    Keren blognya!

  5. Hadehhhhhh.. ngga safety kok banggaaaaaaa :S

  6. Buat yang aktif menulis dan ingin berbagi informasi tentang peristiwa di seputar Anda. Portal Berita Jurnalisme Publik | EKSPOSRAKYAT.com mengundang Anda untuk menjadi Kontributor.
    Silahkan kunjungi Portal Berita Jurnalisme Publik

  7. Salam kenal gan,,🙂

  8. Penulisannya mengingatkan ane pada kawan ane nun jauh disana..

  9. solusi yg bagus yg bagaimana buat tabloid itu masbro??

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

bennythegreat.wordpress.com

the past that build the present and design the future

KheziaMetta

Shoot me if u can !

macantua.com

all about ride, drive and life........

ARIPITSTOP

otomotif, campur campur, gado gado

Aa Ikhwan Blog

Belajar - Bertakwa - Berjuang

Maskur's Blog

Menyusuri Jalan Rusak

VALKYLA1723

Sekedar Coretan di Kala Senggang

Triyanto Banyumasan Blog's

Belajar dan Terapkan

@ndaholmes's Blog

A topnotch WordPress.com site

DWI OKTA NUGROHO

Lebih Baik Beruntung daripada Pintar

BLOGNYA TIGER ITEM

[saferide:bikersafe]

Yayuk Sentul's Blog

A Project of Yayuk Sentul's Diarrheea... (Diary maksudnya)

Sufi Muda

Menemukan Tuhan Dalam Keseharian

Rudi Triatmono Personal Blogs

A Simple Blog, that contains some articles about Motorcycles, Information Technology, Management and much more...

Edo Rusyanto's Traffic

Edo Rusyanto's Traffic

MotoGP Tale

Berita Terbaru MotoGP

Joe Trizilo

Personal Blog

%d blogger menyukai ini: